Surabaya - dtikinformasi Com -LSM LIRA dan MADAS NUSANTARA DPW Jawa Timur mengadakan aksi Damai didepan kantor Gubenur Jawa Timur pada Hari Kamis 12/02/2026 dan berangkat dari Kantor LIRA yang beralamat di Jalan Mayjend Songlomo yang di ikuti perwakilan DPD yang ada di seluruh Jawa Timur
Aksi Damai yang dihadiri oleh Gubernur LIRA Jawa Timur H. Samsudin dan Ketua DPW MADAS NUSANTARA H. Romlan dalam Orasinya H Samsudin menyampaikan dan.
menikankan penegakan hukum yang terkait dengan dugaan Korupsi Dana Hibah yang melibatkan Gubenur Jawa Timur dan berapa anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD 1 ) Jawa Timur yang berapa orang sudah dipanggil KPK bahkan sudah ada yang jadi tersangka
Bebarapa perwakilan aksi Damai dari LSM LIRA menyampaikan surat yang isinya memberikan suatu penjelasan dari kronologi terjadinya Korupsi dari awal sampai saat ini yang sudah disampaikan didepan peserta aksi sebelum masuk dan di Terima oleh pihak Pemerintahan Provinsi Jawa Timur
Hasil audensi dengan pihak terkait menghasilian sesuatu yang kurang memuaskan bagi perwakilan LIRA khususnya Gubenur LIRA H Samsudin yang langsung memberikan penjelasan di depan peserta aksi Damai terkait pertemuan dengan pihak Pemprov Jawa Timur karena dari pihak Pemprov Jawa Timur tidak bisa menunjukan Surat
pencabutan terkait aturan Atau surat edaran yang melarang diadakan monitoring Dana hibah yang selama ini terkesan ditutup tutupiKetua DPW MADAS NUSANTARA Jawa Timur H Romlan setelah ditemui oleh awak Media terkait keikut sertaan anggota MADAS NUSANTARA dalam aksi Damai tersebut menimbukan suatu pertantanyaan khususnya dari pihak media dan masyarakat dalam penjelasannya H. Romlan yang memeggang tampuk kepemimpinan di Jawa Timur menjelaskan “Bahwa MADAS NUSANTARA dan LSM LIRA meskipun berbeda bendera atau organisasi kemasyarakatan tapi sejatinya atau secara
hubungan emosional sangat dekat bahkan lahir dari satu rahim kerana Ketua Umum DPP MADAS NUSANTARA dan Presiden LIRA dipimpin orang yang sama Yaitu H. Yusuf Risal SH maka dari itu dimana ada LIRA di situ Pasti ada MADAS NUSANTARA , Imbuh H Romlan dalam mengakhiri wawancaranya
(Sal moh)
dibaca
Posting Komentar