SURABAYA - Tiga lansia di Jalan Raya Wonokromo 7-C, Kecamatan Wonokromo, Kota Surabaya, menjadi korban perampokan oleh orang tak dikenal, Kamis (21/05) dini hari. Korban bernama. Untung (62), Sugim (70) dan Asma (62).
Kronologi peristiwa perampokan itu.
Berdasarkan informasi yang di himpun dari korban, perampokan tersebut berlangsung pada pukul 01:00 WIB, saat tiga korban sedang tertidur di kamar masing-masing,
Menurutnya. pelaku masuk kedalam rumah dengan menjebol genteng dan masuk kedalam rumah kemudian menyandra tiga korban tersebut.
"Saya dan saudara yang lain lansung di ikat oleh pelaku bahkan kami bertiga dipukul secara babi buta dan kepala dibenturkan ke tembok untuk mendapatkan harta kami." Kata Sugim. Kamis (21/05)
Dalam penyekapan tiga korban.
Korban menceritakan, dari keberingasan pelaku, selain menyekap, memukul serta menodongkan senjata pada korban, pelaku juga meminta kunci berangkas yang saat itu di pegang seseorang yang waktu tidak ada di lokasi.
Begitu, pelaku tidak membuahkan hasil, ia kemudian meminta ATM dan sekaligus nomor PIN sehingga pelaku berhasil membawa kabur uang sebesar 20 juta rupiah, juga beberapa perhiasan.
"Kami bertiga ditodong dengan senjata, kemudian meminta PIN ATM lalu menguras uang sebesar 20 juta yang ada di tabungan." Ujar Sugim.
Aksi pelaku terbilang Nekat.
Masih kata korban. pelaku seorang diri saat melancarkan Aksinya, pelaku ini terbilang nekat, sebab ketika melakukan kejahatan merampok. ia tidak menggunakan penutup wajah sehingga tampang dan ciri-ciri pelaku mudah di ingat.
"Pelaku saat itu seorang diri, ia tidak menggunakan pelindung, seperti penutup wajah. Saya ingat Wajah dan ciri-ciri nya kok," jelas korban.
Lanjut, Korban menceritakan, pelaku begitu mendapatkan beberapa perhiasan dan uang 20 juta lalu meninggalkan lokasi, korban yang sebelumnya diikat didalam rumah, pelaku mengunci pintu dari luar.
Saya berusaha saling membatu membuka ikatan, usai berhasil, ternyata pintu rumah terkunci dari luar dan saya berteriak meminta bantuan warga sekitar hingga kami berhasil keluar.
"Peristiwa perampokan ini sudah dilaporkan ke Polsek Wonokromo, Polrestabes Surabaya, dan kini kepolisian tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku nya." Tutupnya.
Atas kejadian perampokan yang dilakukan pelaku, korban mengalami luka lebam di bagian muka akibat di hajar, dan korban mengalami ketinggian yang cukup besar.
Hingga berita ini di luncurkan belum ada pernyataan resmi dari Polsek Wonokromo meski media ini sudah berusaha mencoba mengkonfirmasi Kanit Reskrim Ipda Wasito Adi. (HAIKAL)
dibaca
Posting Komentar