Penampilan Luar Biasa Kelompok Seni Kampung Glisgis, Putra Glisgis Memukau Penonton Parade Daol Combo 2026

 

SAMPANG, Liputan12.com – Kelompok seni asal Kampung Glisgis, yang dengan bangga membawa nama kampungnya dalam setiap penampilannya, memberikan penampilan yang mengesankan dan penuh semangat pada Parade Daol Combo 2026 Kabupaten Sampang dengan menjadi peserta nomor urut ke-3. Kelompok Putra Glisgis menghadirkan aransemen musik tradisional Daul yang khas dengan sentuhan kontemporer yang segar, membuat ribuan penonton yang berkumpul di lokasi acara terpesona dengan dentuman perkusi yang harmonis dan koreografi yang penuh semangat energi.

 

Kampung Glisgis yang telah lama dikenal sebagai salah satu pusat kebudayaan di Kabupaten Sampang kembali menunjukkan eksistensinya melalui kelompok seni Putra Glisgis. Acara yang menjadi bagian penting dari perayaan Dumalem Sampang Jilid 5 ini tidak hanya bertujuan untuk menghibur masyarakat, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antarwarga serta melestarikan budaya musik perkusi tradisional yang menjadi warisan khas Madura.

 

Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang, Yuliadi Setiyadi, dalam sambutannya menegaskan bahwa Kampung Glisgis telah menjadi contoh nyata bagaimana seni tradisional mampu tetap relevan dan bersaing di era modern. "Kampung Glisgis telah membuktikan bahwa seni budaya kita tidak hanya milik masa lalu, tetapi juga mampu berkembang dan menarik minat generasi muda. Ajang Daol Combo menjadi panggung emas bagi para seniman lokal untuk menunjukkan bakat mereka sekaligus membuktikan bahwa seni tradisional memiliki daya tarik yang tak kalah dengan seni kontemporer," ujar Yuliadi Setiyadi.

 

Koordinator Kelompok Seni Putra Glisgis, Bapak Suparjo, mengungkapkan bahwa penampilan kali ini merupakan hasil dari latihan intensif yang dilakukan selama berbulan-bulan penuh dedikasi. Menurutnya, tujuan utama mereka adalah memberikan pengalaman yang menyatu antara keindahan visual dan kedalaman bunyi yang mampu menyampaikan makna mendalam, di mana setiap irama yang mereka mainkan menjadi representasi kegembiraan masyarakat Sampang dalam menyambut momen kemenangan yang penuh berkah.

 

"Kita telah berlatih dengan sungguh-sungguh selama beberapa bulan lamanya. Setiap anggota kelompok memberikan yang terbaik untuk mempersiapkan penampilan ini. Kita ingin menyampaikan semangat kebersamaan dan kegembiraan melalui setiap irama yang kita mainkan," jelas Suparjo dengan penuh kebanggaan.

 

Pemerintah Kabupaten Sampang berharap bahwa melalui penyelenggaraan acara budaya seperti Daol Combo 2026, sektor pariwisata daerah dapat mengalami peningkatan yang signifikan. Selain itu, tradisi "Atellasene" yang menjadi bagian dari kekayaan budaya Madura diharapkan semakin dikenal dan diakui sebagai destinasi wisata budaya unggulan yang mampu menarik minat wisatawan baik dari dalam maupun luar daerah.

 

Dengan semangat kebersamaan dan cinta yang mendalam terhadap budaya, penampilan Putra Glisgis menjadi salah satu sorotan utama dalam parade tahunan ini, membuktikan bahwa seni tradisional Madura tetap hidup dan berkembang dengan pesat. Kampung Glisgis sendiri semakin dikenal sebagai salah satu kampung yang menjaga dan mengembangkan kekayaan budaya lokal dengan penuh dedikasi.


(Saladin)
Baca Juga

dibaca

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama