PONOROGO - sebuah judi Sabung Ayam dan Dadu di dua titik di Ponorogo belum tersentuh oleh pihak berwajib, sebab samapi saat ini aktivitas tersebut masih berlangsung meski di bulan Ramadhan. Bulan yang penuh berkah.
Hal itu di sampaikan oleh salah satu warga yang merupakan sumber media ini. Ia mengatakan bahwa sabung ayam dan dadu di dua lokasi masih beroperasi meski di dalam bulan suci Ramadhan.
"Aktivitas itu terpantau pada hari Sabtu dan Minggu, (7-8/03/2026) untuk lokasi tempat kejadian perkara di kawasan Desa Serangan dan Desa Sendang. Kabupeten Ponorogo." Ujar Sumber terpercaya. Senin (09/03).
Menindak lanjuti informasi yang di himpun media ini, selanjutnya tim mencoba melakukan pemantauan di lokasi dan ternyata benar di tempat tersebut masih terlihat adanya aktivitas perjudian sabung ayam dan dadu,
Dengan adanya hal itu tim juga mengkonfirmasi Kanit Pidum Satreskrim Polres Bojonegoro untuk melakukan penindakan terhadap aktivitas yang dirasa kebal hukum.
Namun hingga kini berita di publish pihak kepolisian belum memberikan tanggapan dan klarifikasi soal adanya aktivitas sabung ayam dan dadu di dua Desa yaitu Serangan serta Desa Sendang, kabupaten Ponorogo. Jawa Timur.
Menurut warga sekitar bernama Wasis mengatakan dalam kegiatan perjudian di tempat kami memang terkesan kebal hukum dan tidak ada petugas kepolisian yang melarang atau bertindak untuk membubarkan.
Menurutnya. Tentunya kasus perjudian ini selain melanggar hukum juga berdampak besar tentang adanya Kamtibmas di desa kami dan juga sangat menganggu umat atau masyarakat yang tengah menjanjikan ibadah puasa
"Kami disini ingin tenang dan tidak terganggu hal-hal yang tidak diinginkan apalagi ini masih dalam bulan Ramadhan, harapan kami kepada kepolisian supaya segera ada tindakan tegas terhadap aktivitas judi tersebut." Pintanya.
Masyarakat berharap agar aktivitas perjudian yang konon katanya kebal hukum ini segera ditindak lanjuti agar masyarakat percaya penuh terhadap kinerja polri.
"tuntunya penindakan ini memang di lakukan secara tegak dan lurus tanpa ada tebang pilih." Pungkasnya.
(Tim)
dibaca
Posting Komentar