SURABAYA - Seorang pria bernama Siswanto (38) warga Tambak Dalam Baru Gang 10. RT. 10 RW. 05 Kelurahan. Asemrowo, Kecamatan. Asemrowo, Kota Surabaya ditemukan tewas dalam kondisi gantung diri didalam rumahnya. Senin (19/01).
Korban pertama kali ditemukan oleh M. Chotib mertuanya. Pada pukul 09.30 Wib, saat saksi akan mengecek korban, namun. Saat itu korban terlibat sudah tak bernyawa dengan leher terikat dengan selendang didepan pintu kamar.
"Saya nekat masuk kedalam rumah karena korban ketika dipanggil tidak menjawab, begitu masuk kedalam rumah saya sudah melihat menantu saya dalam keadaan gantung diri di depan pintu kamar" Jelas M. Chotib, Selasa (20/01).
Chotib menjelaskan sebelum korban dan istrinya Anita Dwi Kartikaini (34) ini rumah tangganya tidak harmonis. Bahkan terakhir, sebelum meninggal korban sempat bertengkar dan berpesan kepada istrinya sebelum pergi ke rumah temanya untuk menginap.
"Pesan korban kepada istrinya sebelum meninggal, tolong jaga baik-baik anaknya jikalau saya tidak ada." Kata M. Chotib menirukan pesan korban kepada istrinya.
Dengan kejadian itu M. Chotib kemudian melaporkan kepada warga sekitar dan di lanjutkan menghubungi Polsek Asemrowo untuk dilakukan penyelidikan dan membawa korban ke rumah Sakit Soetomo Surabaya.
"Usai petugas gabungan datang kelokasi, korban kemudian di evakuasi oleh petugas dengan menggunakan ambulance milik dinas sosial untuk dibawa ke RSUD. Dr. Soetomo Surabaya guna dilakukan otopsi." Ujarnya.
Sementara Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Iptu Suroto juga membenarkan adanya orang meninggal dunia dengan cara bunuh diri di Tambak Dalam Baru Gang 10 Surabaya. Korban nekat gantung diri diduga depresi akibat rumah tangga tidak harmonis
Anggota Polsek Asemrowo mendapatkan laporan pada sekira pukul 11.00 Wib, dilokasi korban dinyatakan meninggal dunia, sementara dari hasil otopsi korban tidak ada unsur kekerasan atau penganiayaan
"Korban murni depresi dan tewas dengan cara bunuh diri atau gantung diri di depan pintu kamar rumahnya." Tandasnya.
Hadir dalam pengamanan peristiwa itu, Kapolsek Asemrowo Julkifli Sinaga,S.I.K.MH, Kanit Reskrim AKP. Shokib, SH , Pamapta Polres Tanjung Perak dan Tim Inafis beserta Gabungan Piket Fungsi mendatangi TKP dan langsung mengamankan TKP, memintai keterangan saksi- Saksi.
"Untuk pemeriksaan fisik luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan benda tumpul. Dari chat di HP korban ditemukan percakapan ke orang-orang terdekat korban bahwa korban pamitan dan niat untuk mengakhiri hidupnya." Pungkasnya.
(SR)
dibaca
Posting Komentar